Harga eceran minyak goreng curah dan kemasan turun tipis sejak Agustus. Itu kabar baik untuk dapur. Bukan otomatis kabar baik untuk toko.
Retail modern menjual minyak sebagai traffic builder. Marginnya tipis, kadang negatif setelah diskon aplikasi. Keuntungan diambil dari snack dan bahan segar di troli yang sama.
Warung kelontong tidak punya troli itu. Mereka menanggung susut botol bocor dan ongkos ambil di distributor yang naik diam-diam lewat biaya kirim.
Kalau kebijakan hanya mengawasi harga rak, yang tercekik duluan bukan pabrik besar—melainkan toko kecil yang tidak bisa mengalihkan margin ke kategori lain.



